Bergembiralah, Niscaya Rejeki Allah Akan Mendatangimu

Imam Ahmad menuturkan, “Telah meriwayatkan kepada kami, Hisyam bin al-Qasim; telah meriwayatkan kepada kami,  ‘Abdul Hamid (Ibnu Bahram), dimana ia berkata; telah meriwayatkan kepada kami, Syahr bin Hausyab, bahwasanya ia berkata; Abu Hurairah berkata, “Dahulu kala, seorang laki-laki dan isterinya tengah berada di masa paceklik yang menjadikan mereka tidak mampu melakukan apapun.  Suatu saat, laki-laki tersebut baru saja pulang dari perjalanannya. Lalu, ia menemui isterinya dalam keadaan sangat lapar.  Laki-laki itu berkata kepada isterinya, “Apakah kamu memiliki sesuatu yang bisa dimakan?  Isterinya menjawab, “Ya, punya.  Bergembiralah, niscaya rejeki Allah akan mendatangimu”.  Laki-laki itu pun meminta isterinya untuk segera menyediakan makanan itu untuk dirinya, seraya berkata, “Celakalah kamu, cepat bawalah ke sini, jika kamu memang memiliki sesuatu yang bisa dimakan”. Wanita itu menjawab –untuk mengulur-ngulur waktu, “Ya”, sambil memohon rahmat dari Allah swt.   Laki-laki itu menjadi semakin bertambah lapar. Ia pun berkata lagi, “Celakalah kamu.  Berdirilah dan ambilllah! Jika kamu punya sepotong roti, cepat berikan kepadaku. Rasa-rasanya aku hampir mati karena kelaparan”.  Isterinya menjawab, “Ya;  janganlah terburu-buru, sekarang ini tungku barulah memasak”.  Ketika laki-laki itu mendiamkan isterinya sejenak, dan sebelum laki-laki itu berkata lagi kepadanya,  isterinya berujar di dalam hatinya, “Lebih baik sekiranya aku berdiri dan melihat tungku itu”.  Lalu, ia berdiri dan mendapatkan di dalam tungkunya potongan tulang rusuk kambing yang telah lunak , dan dua alat penggiling tepungnya tengah menggiling tepung roti.  Wanita itu menghampiri penggilingan tepungnya dan menghentikannya.  Kemudian, ia mengeluarkan potongan tulang rusuk kambing itu dari tungkunya.”  Abu Hurairah berkata, “Demi Dzat yang jiwa Abul Qasim ada di tanganNya, dari perkataan Mohammad saw, seandainya wanita itu mengambil apa yang ada di dalam kedua penggilingan tepungnya, dan ia tidak menghentikannya, niscaya keduanya akan menggilingkan tepung untuk dirinya hingga hari kiamat”.[HR. Imam Ahmad]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: